Utama Seni Penemuan Astrofisikawan Dilhan Eryurt Tentang Matahari Membuat Apollo 11 Menjadi Mungkin

Penemuan Astrofisikawan Dilhan Eryurt Tentang Matahari Membuat Apollo 11 Menjadi Mungkin

Google Doodle hari ini merayakan astrofisikawan Dilhan Eryurt.Google



Selama masa di mana hal-hal di Bumi, secara umum, sangat rumit dan menjengkelkan, sangat menyenangkan untuk mengingat saat ketika kemajuan teknologi dan kecerdikan manusia menang. Senin menandai peringatan 51 tahun pendaratan Apollo 11 di bulan, sebuah peristiwa yang menjadi subjek Google doodle hari ini. Doodle menghormati Ahli astrofisika Turki Dilhan Eryurt , yang meninggal pada tahun 2012 dan yang menghabiskan karirnya berjuang untuk mengungkap wahyu baru di bidangnya. Google doodle menunjukkan Eryurt, yang spesialisasinya adalah astrofisika bintang, berbintik-bintik dengan bintang dan menatap ke langit malam tanpa batas. Dalam gambar, ada juga konstelasi yang berbentuk seperti simbol akar kuadrat untuk memberi penghormatan kepada Eryurt. pengabdian pada matematika .

Eryurt lahir di Izmir, Turki pada tahun 1926 dan merupakan putri Abidin Ege, seorang Menteri Parlemen di Majelis Nasional Agung Turki. Setelah menyelesaikan periode beasiswa yang ekstensif, Eryurt beralih ke bekerja di dalam Amerika Serikat dengan Soroptimist Federation of America di Indiana University. Selain itu, Eryurt bekerja untuk mengidentifikasi Model Stellar di Observatorium Goethe Link, dan dari posisi inilah ia dipindahkan menjadi satu-satunya astronom wanita yang bekerja di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA.

LIHAT JUGA: Google Doodle Marsha P. Johnson Menghormati Aktivisme Perintisnya

Di lembaga inilah Eryurt membuat penemuan yang akan menjadi penting bagi sejarah manusia: Eryurt menemukan bahwa kecerahan Matahari tidak meningkat sejak bintang itu terbentuk miliaran tahun yang lalu. Selanjutnya, menjadi mungkin untuk memahami bahwa Matahari jauh lebih cerah dan lebih hangat di masa lalu. Pengungkapan Eryurt bahwa Matahari mendingin sangat penting untuk Perkembangan teknologi NASA untuk misi luar angkasa di tahun 1960-an dan 70-an, karena ini berarti dia mampu memberikan data kepada para insinyur NASA untuk model bagaimana Matahari berdampak pada lingkungan bulan.

Untuk karyanya yang brilian, Eryurt dianugerahi Penghargaan Prestasi Apollo, tetapi namanya tidak begitu dikenal seperti nama Buzz Aldrin dan Neil Armstrong. Mudah-mudahan, Google doodle hari ini akan mulai mengubahnya.

Artikel Menarik